Rekomendasi Novel Sejarah Indonesia

Rekomendasi Novel Sejarah Indonesia

Seperti ucapan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, Jasmerah, jangan pernah melupakan sejarah. Karena sejarah memang tidak dapat dirubah, namun kita dapat belajar dari masa lalu, lalu kemudian dapat melanjutkan perjuangan untuk di masa depan.

Untuk mempelajari sejarah ini dapat kita lakukan di mana saja, terlebih karena adanya internet agen judi online yang mudah di akses saat ini, informasi apapun yang kita inginkan lebih mudah terjangkau. Namun, harus kita ingat bahwa buku adalah gudang informasi terbaik sejak dahulu sampai saat ini. Ada banyak sekali buku-buku berkualitas yang dapat kamu baca untuk menambah pemahaman kamu akan sejarah Indonesia dan perjuangan bangsa Indonesia dibalik melawan penjajah.

Salah satu alternatif untuk belajar sejarah adalah dengan membaca novel sejarah Indonesia. Karena buku non-fiksi ini mengemas sejarah Indonesia dengan bahasa yang lebih ringan dan alur yang lebih menarik untuk diikuti sehingga pembaca dapat lebih merasakan sejarah yang diceritakan di dalam buku tersebut.

Penasaran kira-kira apa saja novel Indonesia yang menceritakan tentang sejarah Indonesia baik berupa tokoh maupun peristiwa-peristiwa bersejarah yang pernah terjadi? Berikut rekomendasi novel sejarah yang sudah kami rangkum.

Rekomendasi Novel Sejarah Indonesia

1. Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer

Nama Pramoedya Ananta Toer sudah pasti telah dikenal oleh banyak penggemar buku non-fiksi, karena karya-karya Pramoedya banyak berisikan sejarah dengan riset yang deetail dan juga penggambaran dalam novel yang komprehensif. Hingga tidak heran jika Pramoedya disebut-sebut sebagai penulis novel sejarah terbaik yang ada di Indonesia.

Tetralogi Buru adalah karya Pramoedya yang paling terkenal, novel-novel ini ditulis selama masa pengasingannya di pulau Buru. Tetralogi Buru yang berisikan “Bumi Manusia” (1980; 1981), “Anak Semua Bangsa” (1981), “Jejak Langkah” (1985), dan “Rumah Kaca” (1988), mengungkapkan sejarah keterbentukan rasa nasionalisme pada awal masa kebangkitan nasional.

2. Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan

Selanjutnya adalah novel pertama yang dibuat oleh penulis novel kenamaan Eka Kurniawan, yang berjudul Cantik Itu Luka. Novel yang berlatar belakang waktu saat Indonesia bahkan belum merdeka ini menceritakan kisah Dewi Ayu dan ke-empat anaknya.

Secara singkat, pada saat Belanda mengalami kekalahan perang, Ayu Dewi yang merupakan gadis cantik keturunan belanda ini dipaksa menjadi PSK oleh tentara jepang. Eka Kurniawan dengan manis mengemas kisah nasib anak-anak manusia dalam gelombang sejarah manusia ini, juga kental dengan beberapa legenda di Indonesia yang sudah ada sejak dahulu kala. Ia juga dengan gamblang menuliskan ke-absurditas kecantikan yang ada di wajah perempuan.

3. Laut Bercerita oleh Leila S. Chudori

Buku sejarah Indonesia ini merupakan novel dengan tema persahabatan, keluarga, dan cinta para tokoh-tokoh yang turut aktif dalam demo di tahun 1998. Diceritakan kisah pilu aktivis-aktivis 1998 yang sempat merasakan keributan di Indonesia. Novel ini memiliki dua Point Of View, sehingga membuat pembaca tidak bosan dan bingung dalam membacanya.

Berikut adalah beberapa rekomendasi buku novel sejarah Indonesia, mana-kah karya favorite kalian untuk belajar sejarah Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published.